Aku Menghargi
Tuhanmu Seperti Tuhanku Tanpa Ada
Perbedaan
Aku mengharga Tuhan mu
seperti Tuhan ku sendiri tanpa ada perbedaan . saya bersekolah di yayasan
katolik sudah masuk tahun ke 7. Saya selalu mengikuti kegiatan yang ada di
sekolah saya misalny misa pembukaan ajaran tahun pelajaran yang baru, misa
pembukaan AYE, dan masih banyak lagi.
Saya mengikuti itu
semua tanpa memikirkan atau kepikiran Oh... itu agama dia bukan agama saya.
Atau masa bodoh lah untuk apa di hayati toh ini bukan keyakinan ku. Jika ada
yang ngomong seperti itu sungguh-sungguh orang yang benar-benar mati perasaanya
. orang yang tidak mau membangun persaudaraan dengan orang lain.
Saya selalu mengikuti
misa itu dengan baik, memperhatikan Romo yang berbicara. karena menurut saya
Tuhan itu di sama tanpa ad perbedaan . kita mengikuti semua itu dengan baik aja
kita sudah menghormati Tuhan. Mendengarkan Romo berbicara kita sudah mendapat
hal-hal yang baru , pemikiran kita lebih luas.
Dari acara misa yang
paling saya suka adalah salam perdamaian . dalam salam itu secara tidak
langsung kita sudah membangun perdamaian persaudaraan . teman-teman saya
menyalami saya tanpa memandang saya berbeda agama dengan saya satu persatu
teman saya menyalami saya senang rasanya.
Jujur pertama kali
saya masuk ke gereja itu rasanya aneh kayanya asing bagi saya tapi setelah ke
dua kali atau seterusnya saya sudah merasa biasa dan mengikuti dengan baik.
Guru-guru nya juga memperlaku kami tanpa ada bedanya . pernah saya bersama
teman saya yang satu keyakinan sama saya duduk di belakang karena kami pikir
biarkan mereka duduk di depan agar mereka mudah komuni. Tetapi guru saya
berkata duduk di depan kita sama tanpa ada perbedaan kecuali komuni kalian
jangan ikut. Komuni hanya untuk yang beragama katolik dan yang sudah di baptis.
Banyak pengalaman yang
saya dapatkan melalui misa misa di gereja. Apa lagi udah masuk tahun ke7
doa-doanya saja berberapa sudah diluar kepala misalny Doa Bapa kami, Salam
Maria, Doa Tobat. Saya sudah hafal. Bukan karena di hafal ya tetapi karena
selama ini saya mendengar dan terus mendengar sampai hafal. Bahkan waktu ujian
praktek mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik saja saya di suruh doa salam
maria. Senang rasanya saya bisa mengetahui tentang agama lain tambah
pengetahuan dan masih banyak lagi.
Intinya saya
menghargai semua agama yang ada tanpa memandang rendah agama lain karena bagi
saya Tuhan itu sama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar