Tetesan
Keringkat Orang Tua.
Kita sebagai anak seharusnya
kita mengahargai tetesan demi tetesan keringat orang tua kita yang teleh mereka
keluarkan demi kita sebagai anak mereka. Demi mencukupi kebutuhan kita, sekolah
kita agar kita tidak kelaparan. Apakah kita sadar? Betapa susahnya mereka
sebagai orang tua. Saya sebagai anak jujur saya dulu tidak pernah memikirkan
orang tua saya. Betapa mereka susah cari uang demi saya , adik dan abang saya. Yang
saya tau yang saya maukan harus ada dalam hal apaun kecil atau pun besar ,
mahal ataupun murah harganya saya tidak mau tahu.
Tetapi seiring jalannya waktu
saya semakin sadar dan pemikiran saya sudah semakin luas saya mulai mengerti
dengan orang tua saya. Saya mulai memahami betapa susahnya orang tua saya
mencari uang untuk kami , saya sadar bahwa orang tua saya bukan mesin uang yang
selalu bisa mengeluarkan uang tanpa harus mencari tanpa harus mengeluarkan
keringat dan tenaga. Bisa kita bayangkan satu tas import yang kita miliki
betapa tetes keingat yang di keluarkan mereka. Apakah kita pantas
menggunakannya? Sedangkan mereka yang mencari uang untuk kita . hanya memakai
pakaian sederhana yang mereka miliki tanpa merek tidak yang memiliki harga
mahal. Tapi sedangkan kita? Harus memiliki barang yang bermerek yang sedang di
gemari anak remaja.
Seharusnya kita menyadari
bahwa perbuatan kita adalah salah . memiliki barang baru tentu saja boleh
tetapi sesuaikan dengan kemampuan orang tua kita. Jangan sampai orang tua kita
kepikiran dengan kita atau sesuatu yang kita ingini. Saya menyesel atas
pebuatan saya yang telah saya lakukan
dulu waktu saya masih tinggal bersama, sebelum saya jauh dari mereka. Saya tidak
mau mengulangi lagi perbuatan itu seharusnya saya yang seharusnya sudah bisa
membahagiakan kedua orang tua saya bukan menjadi anak nurhaka bagi mereka. I LOVE YOU MA...PA... MAAFKAN KAMI YANG TIDAK
TAU DIRI INI.









