Kamis, 07 Januari 2016

Tetesan Keringat Orang Tua



Tetesan Keringkat Orang Tua.

Kita sebagai anak seharusnya kita mengahargai tetesan demi tetesan keringat orang tua kita yang teleh mereka keluarkan demi kita sebagai anak mereka. Demi mencukupi kebutuhan kita, sekolah kita agar kita tidak kelaparan. Apakah kita sadar? Betapa susahnya mereka sebagai orang tua. Saya sebagai anak jujur saya dulu tidak pernah memikirkan orang tua saya. Betapa mereka susah cari uang demi saya , adik dan abang saya. Yang saya tau yang saya maukan harus ada dalam hal apaun kecil atau pun besar , mahal ataupun murah harganya saya tidak mau tahu.

Tetapi seiring jalannya waktu saya semakin sadar dan pemikiran saya sudah semakin luas saya mulai mengerti dengan orang tua saya. Saya mulai memahami betapa susahnya orang tua saya mencari uang untuk kami , saya sadar bahwa orang tua saya bukan mesin uang yang selalu bisa mengeluarkan uang tanpa harus mencari tanpa harus mengeluarkan keringat dan tenaga. Bisa kita bayangkan satu tas import yang kita miliki betapa tetes keingat yang di keluarkan mereka. Apakah kita pantas menggunakannya? Sedangkan mereka yang mencari uang untuk kita . hanya memakai pakaian sederhana yang mereka miliki tanpa merek tidak yang memiliki harga mahal. Tapi sedangkan kita? Harus memiliki barang yang bermerek yang sedang di gemari anak remaja. 

Seharusnya kita menyadari bahwa perbuatan kita adalah salah . memiliki barang baru tentu saja boleh tetapi sesuaikan dengan kemampuan orang tua kita. Jangan sampai orang tua kita kepikiran dengan kita atau sesuatu yang kita ingini. Saya menyesel atas pebuatan saya  yang telah saya lakukan dulu waktu saya masih tinggal bersama, sebelum saya jauh dari mereka. Saya tidak mau mengulangi lagi perbuatan itu seharusnya saya yang seharusnya sudah bisa membahagiakan kedua orang tua saya bukan menjadi anak nurhaka bagi mereka.  I LOVE YOU MA...PA... MAAFKAN KAMI YANG TIDAK TAU DIRI INI.