Selasa, 24 November 2015

perbedaan Bukan Jadi Alasan



Perbedaan Bukan Jadi Alasan


Perebedaan bukan menjadi alasan untuk berpisah setelah menikah. Misalnya ada pasangan suami istri memiliki perbedaan agama . awal menikah mereka sudah merasa yakin dengan hidup yang mereka pilih setelah melewati berbagi macam rintangan dan halangan .

 setelah beberapa lama menikah mereka merasa tidak cocok satu sama lain . apa mereka tidak berpikir kedepan? Bagamaimana dengan anak mereka? Tangisan anak mereka ? kesedihan anak mereka? Pernahkah mereka orang tua berpikir? Betapa sedihnya anak mereka bahwa harus melihat orang tuanya pisah, pasti mereka akan menangis dan berpikir akan ikut siapakah mereka ayah ? atau ibu mereka?


Jika ada pasangan yang berbuat seperti itu benar-benar pasangan yang tidak punya hati . mereka hanya memikirkan diri mereka masing-masing tanpa memikirkan anak mereka, dan menjadi apakah anak mereka setelah mereka berpisah? Bagaimana pendidikan anak mereka? Kondisi mental mereka bagimana ? apa lagi jika masih kecil apakah mereka sadar? Betapa sakitnya perasaan anak mereka? Saya rasa mereka sama sekali tidak memikirkan   yang mereka pikiran hanya kesenangan mereka saja.


Sebenarnya jika mereka telah menikah dan melewati berbagai macam rintangan dan halangan tidak ada lagi yang bisa di salahkan pastinya mereka telah menerima satu sama lain dengan keyakinan yang berbeda segala macam kekurangan mereka pasti mereka sudah jujur dari awal. Kenapa setelah sekian lama harus ada yang disalahkan . ya yang disalahkan adalah perbedaan agama . saya rasa itu bukan alasan yang tepat untuk dijadikan alasan. Seharusnya mereka jujur masalah apa yang membuat mereka memutuskan untuk berpisah tanpa harus mengatakan perbedaan yang membuat harus berpisah.

Sadarkan jika ada pasangan yang berpisah karena perbedaan agama . apakah kalian berpikir bagaimana perjuangan kalian hingga kalian bisa seperti sebelum kalian memutuskan harus berpisah, bagaimana perjuangan kalian meyakinkan satu sama lain, pihak orang tua kalian, keluarga kalian apakah kalian lupa. Jika kalian memutuskan untuk berpisah banyak orang yang sedih terutama anak kalian ya buah hati kalian apa kalian tidak sedih melihat mereka harus tumbuh dewasa tanpa orang tua yang lengkap atau utuh. Coba kalian yang merasakan hal-hal seperti itu apa perasaan kalian?

Saya rasa kalian tidak bisa membayakan itu semua dan tentunya kalian tidak mau itu terjadi kepada kalian . jadi jika ada permasalahan dalam rumah tangga selesaikan lah dengan kepala dingin dan hati tenang tanpa harus memikirkan keegoisan satu sama lain . 

saya emang belum menikah saya juga tahu bagaimana dan apa yang terjadi dalam suatu rumah tangga tapi saya yakin semua masalah pasti ada jalan keluarnya karena kita masih memiliki Tuhan .
JADI PERBEDAAN BUKAN JADI ALASAN :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar